Program Transformasi Bank Mandiri

Bank Mandiri merumuskan program transformasi komprehensif yang terdiri dari empat kiat utama, yakni :
1. penanaman budaya perusahaan baru melewati berbasis kinerja restrukturisasi organisasi, merombak dari sistem berbasis kinerja evaluasi yang ada, pengembangan kepemimpinan serta bakat, serta kursus serta mempekerjakan staf untuk mencukupi keperluan strategis.
2. agresif penahanan non-performing loan, dengan penekanan pada resolusi utang beracun serta penguatan sistem manajemen risiko.
3. mempercepat ekspansi usaha hingga melebihi rata-rata perkembangan pasar melewati kiat khas serta proposisi nilai di tiap-tiap segmen.
4. mengembangkan aliansi pada direktorat serta unit usaha hingga bisa mengoptimalkan service pelanggan, serta mengeksplorasi seluruh kesempatan usaha yang ada hubungannya dengan pelanggan yang telah ada serta rantai nilai mereka.

Dalam rencana meraih tujuannya untuk jadi regional champion bank, Bank Mandiri lakukan program transformasi didalam tiga fase, yakni :
1. kembali on track ( 2006-2007 ) : sepanjang fase ini, konsentrasi diletakkan pada restrukturisasi serta letakkan basic untuk perkembangan di hari esok bank mandiri ;
2. outperform pasar ( 2008-2009 ) : sepanjang periode ini, penekanannya yaitu pada perluasan usaha bank untuk meyakinkan perkembangan yang penting di seluruh segmen serta tingkat profitabilitas yang melebihi rata-rata pasar ;
3. membentuk permainan end ( 2010 ) : sepanjang fase ini, bank mandiri mempunyai tujuan untuk jadi regional champion bank, melewati konsolidasi usaha layanan keuangan serta penekanan pada kiat non-organik kesempatan perkembangan. ini terhitung penguatan kinerja anak perusahaan serta akuisisi bank atau perusahaan keuangan yang lain yang bisa menciptakan nilai makin untuk bank mandiri.

Pergantian yang dibawa oleh program transformasi pada th. 2005 serta 2010 sudah membuahkan penguatan berkelanjutan kinerja bank mandiri, layaknya tercermin beragam parameter keuangan. non-performing loans turun dengan penting, layaknya yang diperlihatkan oleh penurunan rasio npl bersih konsolidasi dari 15, 34% pada th. 2005 jadi 0, 62% pada 2010, sesaat laba bersih bank meningkat dari rp 0, 6 triliun pada th. 2005 jadi rp 9, 2 triliun pada 2010.

Searah dengan transformasi usaha, Bank Mandiri Bank Terbaik di Indonesia juga sudah alami transformasi budaya menurut reformulasi serta reinvigoration dari nilai kunci. karena, bank mengidentifikasi lima nilai inti budaya perusahaan, yang mudah dimaksud dengan singkatan tipce, yang disebut singkatan dari trust, integrity, konsentrasi profesionalisme, pelanggan serta excellence.

Bank Mandiri menambah tingkat mutu saat memberikan service pada pelanggan. sepanjang empat th. berturut-turut ( 2007, 2008, 2009 serta 2010 ), bank mandiri sudah bernama pemimpin service antar bank domestik menurut survey marketing research indonesia ( mri ). disamping itu, prestasi bank saat melembagakan tata kelola perusahaan yang baik juga sudah dianggap dengan luas.

Kinerja Bank Mandiri Bank Terbaik berkelanjutan menambah sudah memperoleh tanggapan positif dari investor, layaknya yang diperlihatkan oleh peningkatan yang penting didalam harga saham bank dari titik nadir sebesar rp 1. 110 pada tanggal 16 november 2005 jadi rp 6. 850 pada tanggal 31 maret 2012. kurun waktu kurang dari tujuh th., kapitalisasi pasar bank mandiri melonjak tujuh kali lipat dari cuma rp 21, 8 triliun jadi rp 159800000000000.